Juni 26, 2021

Berita Enak

Udah ga salah lagi disini tempatnya kalo mau baca berita yang enak-enak

KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor

2 min read
<div class="at-above-post addthis_tool" data-url="http://beritaenak.net/2020/06/07/kpk-tak-benar/"></div>KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor <!-- AddThis Advanced Settings above via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Advanced Settings below via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons above via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons below via filter on wp_trim_excerpt --><div class="at-below-post addthis_tool" data-url="http://beritaenak.net/2020/06/07/kpk-tak-benar/"></div><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt -->
KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor

KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor

Beritaenak.net – KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait pernyataan yang menyebut penyidik Novel Baswedan memeriksa mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di luar Gedung Merah Putih saat ditangkap. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pernyataan tersebut tak benar.

“KPK memastikan bahwa seluruh kegiatan penyidikan yang dilakukan KPK selama ini sesuai dengan mekanisme dan aturan hukum yang berlaku,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2020).

KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor
KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor

Sebelumnya, Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut Novel Baswedan saat menangkap Nurhadi tak langsung membawa tersangka suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA itu ke gedung KPK. Melainkan diperiksa di lokasi lain di luar markas antirasuah.

Ali menyatakan, pihak lembaga antirasuah dalam memeriksa seseorang sudah sesuai dengan perundang-undangan.

“Kami tidak akan berpolemik dengan isu yang tidak jelas. Berdasarkan informasi yang kami terima, bahwa tersangka NHD (Nurhadi) sampai dengan saat ini tetap berada di Rutan KPK dan tidak pernah penyidik KPK membawa yang bersangkutan untuk pemeriksaan di luar gedung Merah Putih KPK sebagaimana yang disampaikan Neta S. Pane tersebut,” kata dia.

Ali menyebut, KPK berkomitmen untuk sungguh-sungguh menuntaskan kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar ini hingga tuntas.

“KPK berkomitmen untuk sungguh-sungguh menyelesaikan perkara dengan tersangka NHD dan kawan-kawan sampai tuntas. Termasuk pula pengembangannya sejauh dari fakta-fakta keterangan saksi dan alat bukti diperoleh adanya dua alat bukti permulaan yang cukup termasuk pula untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka TPPU,” kata Ali.

Ditangkap di Jaksel

Tim penindakan berhasil meringkus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiono. Nurhadi dan Rezky merupakan buronan dalam kasus dugaan suap terkait pengamanan perkara di MA.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan bahwa tim penindakan mengamankan Nurhadi dan menantunya di wilayah Jakarta Selatan pada Senin 1 Juni 2020 malam.

“Lokasi (penangkapan) pada sebuah rumah di bilangan Jaksel (Jakarta Selatan),” ujar Nawawi saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2020) dini hari.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com